Saturday, June 14, 2014

Riset Sebuah Kejujuran

Ini sebuah riset sederhana tentang kejujuran. Kejujuran yang sebenarnya dapat diketahui dengan mudah melalui psikotes. Beragam pertanyaan dalam psikotes akan terus disampaikan untuk melihat konsistensi dan kejujuran  kita dalam menjawab pertanyaan pertanyaan tersebut. Tentu saja cara tersebut biayanya lumayan mahal dan cukup rumit. Tapi secara sederhana kejujuran dapat diketahui dengan memanfaatkan nalar dan logika kita manusia dengan optimal tanpa psikotes.Faktanya seperti ini,  Percayakah anda bila: 
  • Ada orang yang mengatakan dirinya orang tak punya tapi di masa kecilnya orang tersebut dirawat oleh seorang pengasuh sampai kelas 1 SD. Bukankah pengasuh tersebut harus dibayar? Atau adakah pengasuh yang gratis? Kalau pengasuh itu saudaranya mungkin saja…
 
  • Sang pengasuh tersebut juga bercerita bahwa anak yang diasuhnya  suka jajan dan makan sate. Percayakah anda bahwa ada orang tak mampu yang bisa jajan sate? Bukankah orang tak mampu untuk bisa makan saja sudah sulit sekalipun itu untuk makan hanya dengan nasi, sayur dan tahu tempe saja sudah penuh perjuangan.
 Kenapa tidak memilih kata yang lebih aman dengan berkata jujur saya berasal dari keluarga biasa saja. Kalimat tersebut lebih relevan bila  digabungkan dengan kalimat kalimat sebelumnya diatas. Anda bisa mencobanya …. Ayah saya dulu pernah berucap bahwa ada orang yang untuk bisa dianggap baik oleh pihak lain dan mendapat/meraih posisi atau status sosial/ ekonomi/karir…., maka ia berjuang keras untuk menutupi masa lalunya termasuk latar belakang ekonomi dan kondisi kedua orang tuanya. Dengan demikian maka orang lain akan menganggapnya sebagai orang  yang pantas dihormati dan dapat posisi terbaik….. Kemudian ayah tercinta menutup ucapannya dengan berkata ..tapi sebaik baiknya manusia ialah manusia yang mampu dan bisa menghargai dan dengan jujur mengakui serta tidak sedikitpun menutupi masa lalunya. Mengapa?
  • Karena sosok seperti itu yaitu orang yang  mampu dan bisa menghargai serta dengan jujur mengakui serta tidak sedikitpun menutupi masa lalunya adalah orang yang layak dan pantas mendapat posisi terbaik.....

  • Karena ia akan selalu mampu menghargai siapapun pihak pihak yang berperan dalam hidupnya, bekerjasama  secara baik dan penuh penghargaa dengan pihak lain dalam perjalanan  hidup dan bekerja untuk meraih yang terbaik serta mewujudkan yang terbaik untuk kemaslahatan bersama.

Semoga Allah selalu membimbing hati, jiwa dan langkah kita untuk selalu bisa memilih …yang terbaik dalam hidup.….dijalanNya…Aamiin... 


No comments: